Loading
X
Selamat Datang di Portal Resmi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Dan Penataan Ruang Bojonegoro © 2014
Peningkatan Kompetensi dan Sertifikasi Tenaga Terampil Konstruksi PAPBD 2019

Bojonegoro – Akhir tahun 2019 menjadi Pelaksanaan Kegiatan PAPBD 2019 untuk Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro. Dimulai pada Bulan Oktober 2019, Seksi Bina Teknik dan Jasa Konstruksi mengadakan kegiatan sosialisasi dan beberapa pelatihan yang ditujukan untuk rekanan dari semua asosiasi yang ada di Kabupaten Bojonegoro dan OPD terkait. Rangkaian acara ini diawali dengan Sosialisasi Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 7/PRT/M/2019 Tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui Penyedia. Sosialsasi ini dilaksanakan di gedung Angling Dharmo Sekretariat Daerah Kabupaten Bojonegoro dengan mengundang 300 peserta yang terdiri dari angota asosiasi dan OPD terkait. Sosialisasi ini dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bojonegoro Bapak Drs. Setyo Yuliono dan pemaparan materi oleh Bapak Heri Joko Silistiyono, ST., dari Balai Pelaksanaan Pemilihan Jasa Konstruksi Wilayah Jawa Timur.

   

Agenda kegiatan berikutnya adalah pelaksanaan bimbingan teknis dan sertfikasi. Setelah Dilaksanakannya Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tenaga Terampil Besi-Beton dan Tenaga Terampil Cor-Beton pada Blan Juni-Juli lalu, dilanjutkan Oleh Bimbingan Teknis Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) yang dibagi 2 gelombang dan Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tenaga Terampil Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan (TS028 T1).

Bimbingan Teknis Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) gelombang pertama dilaksanakan pada 28-30 Oktober 2019 yang dibuka langsung oleh Assisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bojonegoro Bapak Setyo Yuliono serta dengan instruktur Bapak Ir. Srie Handono Mashudi, M. Eng., Sc. dari A2k4 Indonesia, Bapak Joko Setiyo, ST., MT. dari A2K4 Indonesia, Bapak Dadang Setiawan dari BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bojonegoro, dan Bapak Soeparno, MT., sebagai Penilai. Tujuan Bimtek ini adalah untuk mengedukasi tukang maupun kontraktor akan pentingnya keselamatan kerja di working area. Bimtek SMKK gelombang 1 ini diikuti oleh 50 peserta dari semua asosiasi yang ada di Bojonegoro. Tidak hanya diikuti oleh tukang saja, ada beberapa orang direktur dari penyedia jasa konstruksi yang berpartisipasi dalam bimtek kali ini. Namun, dari 50 peserta hanya 45 peserta yang dinyatakan memenuhi syarat untuk menerima sertifikat sebagai petugas K3.